26 Desember 2004,

Aku, kamu, kita, tersentak

Melihat lautan manusia yang tidak bernyawa

Ketika aku injakkan kakiku di bumi Aceh,

Gemetar aku, tak kusangka sedahsyat ini

Ratusan orang yang kutemui mendadak diam

Ketika kami menanyakan bagaimana perasaan mereka

Bukan amarah, tapi keputusasaan

Ketidakberdayaan yang tidak bertuan

Lima tahun yang lalu masih kuingat, ketika aku pun merasa tidak berdaya

Hanya anggukan, sentuhan lembut, bahkan genggaman keras yang kuberikan

Pada lengan-lengan perempuan yang menanggung beban

Pada jemari-jemari anak-anak cilik yang berlarian di sekeliling tenda pengungsian

Pada mereka aku pun tidak sanggup

Memberikan kekuatanku yang tersisa, hanya karena akupun lemah

Hanya karena akupun tidak tahu bila itu terjadi padaku, apa yang akan kuperbuat

Kala seorang lelaki berpakaian tentara menggeram,

Setelah peristiwa itu, ia membawa-bawa kantung mayat kemana-mana

Karena sewaktu tsunami, istri dan anaknya sudah menjadi mayat

Dan ditaruhnya di boncengan motornya

Terisak ia, ingin rasanya menurunkan kantung mayat kosong itu

Karena ia merasa seperti orang hilang iman

Dan tak percaya takdir

Dan tak hanya itu, seorang perempuan letih,

Renta dan tertatih menyapaku

Dan menanyakan apakah dia boleh membawa sebuah mainan yang aku bagikan

Katanya untuk anaknya

Ketika kutanya dimana anaknya, mengapa tak diajak serta

Dia hanya tersenyum dan berlalu

Dan barulah kutahu, anaknya sudah tiada

Bersama kerinduan ibunda, untuk jikalau bisa, ialah yang dipanggil Yang Kuasa

Anaknya tak perlu menghadap, hanya karena ia masih layak punya masa depan

Tapi apa daya kita Ibu, takdir tiada ada yang sanggup menahan

Aku terisak tanpa menangis

Kini lima tahun sudah berlalu,

Mereka yang kukenang mungkin sudah tegak

Dan kuharap pun begitu

Sedikit serpihan kenangan-kenanganku mengalun,

Bersama sepatah doa lirih

Semoga tak ada lagi perih untuk mereka.

Saturday, Dec 26 th 2009, 11.15 PM

Untuk mengenang lima tahun tragedi tsunami Aceh,

Bersama aliran kenangan sahabat-sahabat PMI Aceh, Jabar, Sumut, Riau dan Tim PSP-PMI Pusat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s