“Who’s that girl?”

Beberapa minggu yang lalu saya sempat dinas ke Jakarta. Actually, saya ga begitu seneng dinas, karena walaupun dapat kompensasi yang cukup memadai, sebenernya saya orang rumahan, bukan tipe orang yang suka jalan 1-2 hari. Tapi kalau travelling sampai 1-2 minggu sih justru saya seneng🙂

Anyway, untuk menetralisir ketidaksukaan saya dengan dinas, saya memotivasi diri saya dengan selalu belanja di Periplus bandara setiap saya dinas. Jadi kalo saya dinas, yang terpikir adalah Periplus dengan segala macam bukunya yang asyik-asyik😀

Nah, terakhir saya dinas, saya menemukan buku yang cukup menggelitik. Judulnya “Who’s that girl?” kalo ga salah yang menulisnya Alexandra Potter.  Sinopsisnya adalah what if you see your younger self? what will you say? what will you change? *this book is in English*

Ceritanya adalah seorang perempuan lajang berusia 32 tahun, seems like having perfect life, having fiancee, her career is on the air, she’s having her own company, etc. Bahkan tunangannya udah membeli rumah untuk mereka nanti (ugh!)

Ternyata dia ga nyaman dengan keadaannya yg sekarang, dia sadar kalo dia dan tunangannya adalah perfect couple, but that’s it. She chooses him karena dia mapan, begitu juga sebaliknya. Dan akhirnya dia putus.

Saat seperti itu lah dia ketemu dengan seseorang yang begitu mirip dirinya saat dia berusia 22 tahun, dan ternyata itu adalah dirinya sendiri. Dirinya yang 22 tahun yang kelihatan hidup, energik, tidak takut salah, bebas, membuatnya berpikir tentang dirinya sendiri, kenapa dia bisa berubah drastis saat dia berumur 32 tahun. And it teaches everything to her, including finding her soulmates (which actually had already met her 10 years ago, but she didn’t realize it dan malah sleep with other f**k band vocalist for just one nite stand and he dumped her! hah!).

Nice book, though, mengajarkan hal-hal yang bagus, bahwa kita ga perlu bersedih atau mengutuk masa lalu kita yg compang camping, karena kalau kita tidak melalui semua itu, kita ga akan bisa jadi sekuat dan sedewasa sekarang… great book!

8 thoughts on ““Who’s that girl?”

  1. Sinopsis yg menarik mb, serasa baca bukunya sendiri..
    btw saya jadi sering main ke blog mb.. salam kenal dari saya mb n’ ditunggu cerita suka dukanya dalam proses rekruitmen yg seperti mb janjikan dulu..🙂

  2. heheee…makasih si doel a.k.a dicky atas kunjungannya🙂 ini masih memerlukan semangat utk menulis, gara2 digempur pekerjaan rutin, kadang otaknya suka mampet😀 trims ya dicky…

  3. mbak, bukunya keren banget deh….penasaran…tp beneran nih mbak gak perlu mengutuk masa lalu….karena masa lalu adalah cermin diri kita.,biar kita bisa memperbaiki diri dimasa sekarang untuk menjadi lebih baik dimasa mendatang…

    boleh donk ing pinjem bukunya…hehehehehe🙂

  4. @ing : hehehee iya bukunya cukup keren menurutku, tipe2 bridget diary gitu deh, tapi ini lbh asyik, krn kl di novel brigdet byk slank2 orang Inggris yang cuma mereka aja yg ngerti, kl novel ini kata2nya lbh universal dan mudah ditranslate, jadi ngalir aja mbacanya. mayan seru dan ngegemesin juga🙂 boleh aja kl mo pinjem, maen ke lantai 4 yaaa, sekalian bawa “upeti” heheheeee…

  5. Baru on going baca buku ini, lagi pas si Charlotte mati2an menghindari cara biar dirinya yg muda itu ga one night stand ama vokalis band. Hehe seruuu. Jd ga sabar pgn abisin bukunyam thx reviewnya sgt membantu. Tdnya ga ytakin buku ini oke apa ga

  6. hei kak..salam kenal..
    tdi nyari artikel tentang fakultas psikologi dan akhirnya trdampar di sini..
    banyak postingan menarik, salah satunya kategori recommended books..
    umm..kayanya novel yg menarik… tpi syang gak bisa nyari bukunya krna mau un..huftt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s