Behavioral Interview

Melanjutkan bahasan mengenai kompetensi dalam perusahaan, seperti yang telah saya jelaskan, bahwa root dari Competence Based Human Resource Management, alias Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi, adalah KOMPETENSI itu sendiri.

Bila definisi, penjelasan, dan poin-poin dari Kompetensi telah dibuat, maka seorang HR specialist tidaklah sulit untuk menterjemahkan poin-poin tersebut kepada seluruh aspek ke-SDM-an. Salah satu aspek / pekerjaan dalam dunia SDM adalah kegiatan Rekrutmen.

Tujuan utama melakukan kegiatan rekrutmen adalah untuk memperoleh karyawan yang sesuai dengan kebutuhan (a.k.a KOMPETENSI yang dibutuhkan). Ada beberapa tools dalam kegiatan rekrutmen, namun entah kenapa wawancara adalah salah satu tools yang menurut saya bisa diandalkan. Tentu saja dengan beberapa kriteria yang terstandar sehingga prosesnya sendiri tidak melenceng dari kaidah-kaidah wawancara dan tidak bias karena alasan subjektif (halo effect dsb).

Untuk dapat melakukan interview yang baik sesuai kompetensi yang diperlukan, kita perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a. Melakukan wawancara secara terstruktur, hal ini harus dilakukan dengan alasan :

  1. Untuk menghindari keteledoran saat wawancara
  2. Prosesnya terstandar, dapat membandingkan antar kandidat
  3. Perlakuan yang setara antar kandidat

b. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan harus didasarkan atas kompetensi yang ingin digali. Perlu diingat bahwa kompetensi tidak terbatas pada pengalaman kerja tertentu dan berhubungan erat dengan keberhasilan suatu pekerjaan.

c. Pertanyaan yang diberikan harus berfokus pada perilaku / behavior, karena :

  1. Prediktor terbaik perilaku masa mendatang adalah perilaku masa lampau
  2. Pertanyaan hipotetis bisa saja palsu
  3. Pertanyaan behavior-based dapat diverifikasi

Dan inilah tahapan membuat pedoman wawancaranya :

  1. Mengembangkan profil kompetensi
  2. Menyusun daftar pertanyaan yang mengacu pada kompetensi tersebut
  3. Mengembangkan sistem rating dan skala yang terstandardisasi
  4. Validasi wawancara

Sedangkan tahap-tahap wawancaranya sendiri adalah sbb :

  1. Introductory conversation : Adalah percakapan pembuka yang lebih bertujuan untuk mencairkan suasana wawancara
  2. Preliminary questions : Pertanyaan-pertanyaan pembuka, biasanya pertanyaan yg sifatnya konfirmasi atas CV kandidat, misalnya daftar pengalaman kerja, skill yang dimiliki, dll yang tercantum di CV.
  3. Prepared questions : Behavioral question yang sudah disiapkan, yang didasarkan pada kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan
  4. Closing conversations / questions from candidates : Percakapan penutup.

Syarat-syarat Behavioral Interview

  1. Pertanyaan terbuka (apa, bagaimana, jelaskan…, dsb)
  2. Menanyakan tentang situasi yang serupa
  3. Dapat menampilkan respon spesifik dalam kerangka behavioral, contoh : bagaimana Anda menangani situasi A ? ; apa yang Anda lakukan untuk mengatasi masalah B?
  4. Menyampaikan pernyataan pembuka sebelum pertanyaan yang sesungguhnya. Contoh : Berbicara di depan umum adalah persyaratan jabatan ini. Berikan contoh dimana Anda berada di situasi tersebut….?
  5. Berikan pertanyaan yang umum, sederhana, dan jelas. Jangan gunakan jargon atau sesuatu yang berhubungan terlalu spesifik.
  6. Tanyakan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat positif
  7. Gunakan kata-kata “most”, “least”, “best” (paling….)
  8. Gunakan pertanyaan lanjutan untuk konfirmasi jawaban kandidat. Contoh : “Dan apa yang terjadi selanjutnya?”, “Lalu apa hasilnya?”
  9. Kontrol wawancara : jangan terima kata “kami…” dan generalisasi, tetap on-track (wawancara jangan melebar).

Yang terpenting adalah, tidak menjadikan satu alat asesmen sebagai satu-satunya alat untuk melakukan penilaian dan pengambilan keputusan. Semoga bermanfaat…

5 thoughts on “Behavioral Interview

  1. saya mau bertanya Bu
    bagaimana saya menjawab jika saya ditanya tentang skill atau kemampuan yang saya miliki,n tolong beri satu contohnya dibidang apa.
    klo saya bilang dibidang komputer,padahal masi kurang,bagaiman saya menjawab itu Bu?terimakasih

  2. @ bestly : jawab saja sesuai dengan keadaan sebenarnya, masalah kurang atau tidak itu biarkan si pewawancara yang menilai🙂

  3. asslm.. mu nanya

    sya prnah liat hasil test profile behaviour, ada kode C, I, dan DC .. arti dr kode itu apa y? krna sya tdk mendapatkan keterangan dr kode2 tersebut..
    mhn bantuannya.. trimakasih..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s